Padang Pariaman-Warga Padangpariaman pantas berbangga hati. Pasalnya, pascadirenovasi Masjid Luhur Syekh Burhanuddin di Tanjung Medan Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padangpariaman, saat ini tampilannya tampak telah jauh berubah. Diharapkan, masjid ini menjadi pusat mendidikan Islam dan wisata religius.Kini Masjid Luhur Syekh Burhanuddin di Ulakan berubah menjadi salah satu masjid termegah di Kabupaten Padangpariaman. Fakta itu setidaknya terlihat dari tampilan fisiknya yang begitu mempesona. Dengan luas 22 x 20 meter persegi, masjid bersejarah peninggalan Syekh Burhanuddin tersebut tampak semakin indah dengan sentuhan ukiran Pandai Sikek dan fasilitas batu granit lainnya. Begitu pula bagian lotengnya juga dilengkapi pula dengan lambesering. Plus, kehadiran dua menara pendukung sehingga menambah anggunnya Masjid Luhur Syekh Burhanuddin.
Dengan alasan itu tak heran kiranya banyak pihak mengaku terkesan dengan tampilan baru Masjid Luhur Syekh Burhanuddin Tanjung Medan tersebut. Seperti terungkap dalam kunjungan Chairman Riau Pos Group (RPG), Rida K Liamsi, saat meninjau persiapan peresmian Masjid Luhur Syekh Burhanuddin, Kamis (27/5). Dalam kesempatan itu, ia menyempatkan memantau dari dekat kondisi bangunan masjid yang baru saja direnovasi itu.
“Mestinya masjid ini bisa terlihat lebih indah lagi, kalau saja cat konsennya ditukar dengan warna lebih serasi, karena dengan warna sekarang nyaris sama dengan warna bagian dinding. Jadi, terkesan agak pucat,” sarannya.
Selain itu, Rida juga tampak berdialog dengan Khalifah Syekh Burhanuddin, KH Syahril Luthan Tuanku Kuniang. Tuanku Kuniang berharap Riau Pos Group bisa melanjutkan kerjasama yang telah terbangun selama ini, termasuk mendukung rencana pengembangan perluasan kompleks Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin. Menjawab wartawan di sela-sela kunjungannya, Rida K Liamsi berharap bangunan Masjid Luhur Syekh Burhanuddin yang telah direnovasi melalui dana pembaca setia dan pemirsa RPG tersebut, hendaknya dapat dipelihara dengan baik. “Karena yang perlu itu bagaimana kita menjaga masjid ini dengan sebaik-baiknya. Itu sangat penting, karena apalah artinya mesjidnya megah, namun tidak dipelihara dengan baik atau tidak ada jamaahnya. Jadi, itulah gunanya masjid ini dimuliakan dengan jalan meramaikannya,” harapnya.
Rida berharap sumbangan yang telah dikumpulkan pihak RPG, hendaknya dapat dimanfaatkan untuk perkembangan mesjid dan pesantren, serta fasilitas yang ada di dalamnya. Jadi sangat tergantung kepada masyarakat bagaimana mesjid ini dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama.
“Kalau memang nantinya pihak pengurus minta lagi bantuan untuk itu, maka kita akan usahakan lagi mencari bantuan berikutnya. Kalau kelompok Jawa Pos Grup nanti berjaya insya Allah kita akan memperhatikan pengembangan mesjid ini,” katanya.
Di sisi lain tampilan baru Masjid Luhur Syekh Burhanuddin juga mendapat apresiasi khusus dari Bupati Padangpariaman H Muslim Kasim Dt Sinaro Basa dan Wakil Wali Kota Pariaman Helmi Darlis. Karena itu Muslim Kasim berharap ke depan masjid tersebut bisa dipelihara dengan baik sekaligus selalu dimakmurkan oleh para jamaah setiap waktu. “Kami berharap keberadaan masjid ini nantinya bisa menjadi wadah untuk meningkatkan silaturrahmi di kalangan umat Islam yang berkunjung ke masjid ini. Dengan begitu kita berharap masjid ini nantinya bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Padangpariaman,” ulasnya.
Chief Executive Officer (CEO) Riau Pos Media Group, H Makmur Kasim, mengaku optimis ke depan kompleks Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin bakal berkembang menjadi kawasan wisata religus di Padangpariaman. Terlebih di kawasan itu banyak dijumpai berbagai peninggalan sejarah penting peninggalan Syekh Burhanuddin seperti Surau Gadang tempat Syekh Burhanuddin pertamakali mengajar murid-muridnya, di samping situs sejarah penting lainnya, seperti Kubua si Bohong, serta Pondok Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin dan Masjid Luhur Syekh Burhanuddin sendiri.
“Namun untuk mewujudkan kompleks situs bersejarah ini sebagai bagian wisata religi atau wisata kerohanian, tentunya membutuhkan dukungan semua pihak termasuk dukungan dari pemerintah daerah,” ulasnya.
Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa sudah sepantasnya kompleks masjid ini sebagai pusat pendidikan. Ia mengharapkan, dengan bantuan yang datang dari pembaca dan pemirsa RPG ini, harapan tersebut semakin nyata. “Lokasi ini memegang peranan penting dalam sejarah penyebaran Islam. Tidak hanya di Sumbar, tapi juga Riau, Jambi hingga Riau Kepulauan. Dan hal itu, harusnya tetap terpelihara hingga sekarang dengan menjadikan kompleks ini sebagai pusat pendidikan Islam,” harap Makmur. Selain itu, agar pertumbuhan di kawasan ini bisa berkelanjutan, menjadikannya sebagai pusat wisata religi dan keislaman adalah salah satu upaya cerdas. “Itulah harapan dari perusahaan kami menyalurkan bantuan ini ke sini. Sebagaimana kami menginginkan perusahaan tetap berkelanjutan, keberadaan masjid ini hendaknya bisa mewujudkan masyarakat yang memiliki penghidupan yang sustainable (berkelanjutan, red) pula,” imbuhnya.
Seperti diketahui, pasca kerusakan akibat guncangan gempa pada tanggal 30 September 2009 lalu, masjid Luhur Syekh Burhanuddin berhasil direnovasi berkat bantuan pembaca dan pemirsa Riau Pos Group. Bantuan yang berkisar Rp600 juta tersebut mampu menyulap tampilan masjid Luhur Syekh Burhanuddin jauh lebih indah dari waktu sebelumnya.
Tuanku Kuniang selaku khalifah Syekh Burhanuddin menyambut positif tampilan baru Masjid Luhur Syekh Burhanuddin tersebut. “Memang banyak orang yang mengatakan kepada saya, saat ini banyak masjid yang megah dan besar, tapi untuk saat ini memang masjid inilah yang dianggap terindah,” terangnya.
Membangun atau mendirikan masjid menjadi sarana ibadah sangatlah mudah, ketimbang menjaganya. Tantangan inilah perlu disiati bersama usai peresmian dan pemakaian kembali Masjid Luhur Syekh Burhanuddin, Jumat (28/5) lalu. (ndy/ris/b/rdo/rpg)
Dengan alasan itu tak heran kiranya banyak pihak mengaku terkesan dengan tampilan baru Masjid Luhur Syekh Burhanuddin Tanjung Medan tersebut. Seperti terungkap dalam kunjungan Chairman Riau Pos Group (RPG), Rida K Liamsi, saat meninjau persiapan peresmian Masjid Luhur Syekh Burhanuddin, Kamis (27/5). Dalam kesempatan itu, ia menyempatkan memantau dari dekat kondisi bangunan masjid yang baru saja direnovasi itu.
“Mestinya masjid ini bisa terlihat lebih indah lagi, kalau saja cat konsennya ditukar dengan warna lebih serasi, karena dengan warna sekarang nyaris sama dengan warna bagian dinding. Jadi, terkesan agak pucat,” sarannya.
Selain itu, Rida juga tampak berdialog dengan Khalifah Syekh Burhanuddin, KH Syahril Luthan Tuanku Kuniang. Tuanku Kuniang berharap Riau Pos Group bisa melanjutkan kerjasama yang telah terbangun selama ini, termasuk mendukung rencana pengembangan perluasan kompleks Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin. Menjawab wartawan di sela-sela kunjungannya, Rida K Liamsi berharap bangunan Masjid Luhur Syekh Burhanuddin yang telah direnovasi melalui dana pembaca setia dan pemirsa RPG tersebut, hendaknya dapat dipelihara dengan baik. “Karena yang perlu itu bagaimana kita menjaga masjid ini dengan sebaik-baiknya. Itu sangat penting, karena apalah artinya mesjidnya megah, namun tidak dipelihara dengan baik atau tidak ada jamaahnya. Jadi, itulah gunanya masjid ini dimuliakan dengan jalan meramaikannya,” harapnya.
Rida berharap sumbangan yang telah dikumpulkan pihak RPG, hendaknya dapat dimanfaatkan untuk perkembangan mesjid dan pesantren, serta fasilitas yang ada di dalamnya. Jadi sangat tergantung kepada masyarakat bagaimana mesjid ini dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama.
“Kalau memang nantinya pihak pengurus minta lagi bantuan untuk itu, maka kita akan usahakan lagi mencari bantuan berikutnya. Kalau kelompok Jawa Pos Grup nanti berjaya insya Allah kita akan memperhatikan pengembangan mesjid ini,” katanya.
Di sisi lain tampilan baru Masjid Luhur Syekh Burhanuddin juga mendapat apresiasi khusus dari Bupati Padangpariaman H Muslim Kasim Dt Sinaro Basa dan Wakil Wali Kota Pariaman Helmi Darlis. Karena itu Muslim Kasim berharap ke depan masjid tersebut bisa dipelihara dengan baik sekaligus selalu dimakmurkan oleh para jamaah setiap waktu. “Kami berharap keberadaan masjid ini nantinya bisa menjadi wadah untuk meningkatkan silaturrahmi di kalangan umat Islam yang berkunjung ke masjid ini. Dengan begitu kita berharap masjid ini nantinya bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Padangpariaman,” ulasnya.
Chief Executive Officer (CEO) Riau Pos Media Group, H Makmur Kasim, mengaku optimis ke depan kompleks Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin bakal berkembang menjadi kawasan wisata religus di Padangpariaman. Terlebih di kawasan itu banyak dijumpai berbagai peninggalan sejarah penting peninggalan Syekh Burhanuddin seperti Surau Gadang tempat Syekh Burhanuddin pertamakali mengajar murid-muridnya, di samping situs sejarah penting lainnya, seperti Kubua si Bohong, serta Pondok Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin dan Masjid Luhur Syekh Burhanuddin sendiri.
“Namun untuk mewujudkan kompleks situs bersejarah ini sebagai bagian wisata religi atau wisata kerohanian, tentunya membutuhkan dukungan semua pihak termasuk dukungan dari pemerintah daerah,” ulasnya.
Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa sudah sepantasnya kompleks masjid ini sebagai pusat pendidikan. Ia mengharapkan, dengan bantuan yang datang dari pembaca dan pemirsa RPG ini, harapan tersebut semakin nyata. “Lokasi ini memegang peranan penting dalam sejarah penyebaran Islam. Tidak hanya di Sumbar, tapi juga Riau, Jambi hingga Riau Kepulauan. Dan hal itu, harusnya tetap terpelihara hingga sekarang dengan menjadikan kompleks ini sebagai pusat pendidikan Islam,” harap Makmur. Selain itu, agar pertumbuhan di kawasan ini bisa berkelanjutan, menjadikannya sebagai pusat wisata religi dan keislaman adalah salah satu upaya cerdas. “Itulah harapan dari perusahaan kami menyalurkan bantuan ini ke sini. Sebagaimana kami menginginkan perusahaan tetap berkelanjutan, keberadaan masjid ini hendaknya bisa mewujudkan masyarakat yang memiliki penghidupan yang sustainable (berkelanjutan, red) pula,” imbuhnya.
Seperti diketahui, pasca kerusakan akibat guncangan gempa pada tanggal 30 September 2009 lalu, masjid Luhur Syekh Burhanuddin berhasil direnovasi berkat bantuan pembaca dan pemirsa Riau Pos Group. Bantuan yang berkisar Rp600 juta tersebut mampu menyulap tampilan masjid Luhur Syekh Burhanuddin jauh lebih indah dari waktu sebelumnya.
Tuanku Kuniang selaku khalifah Syekh Burhanuddin menyambut positif tampilan baru Masjid Luhur Syekh Burhanuddin tersebut. “Memang banyak orang yang mengatakan kepada saya, saat ini banyak masjid yang megah dan besar, tapi untuk saat ini memang masjid inilah yang dianggap terindah,” terangnya.
Membangun atau mendirikan masjid menjadi sarana ibadah sangatlah mudah, ketimbang menjaganya. Tantangan inilah perlu disiati bersama usai peresmian dan pemakaian kembali Masjid Luhur Syekh Burhanuddin, Jumat (28/5) lalu. (ndy/ris/b/rdo/rpg)







